Selasa, 02 November 2010

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (counter) dari 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.



Kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18

Analisa : 172.16.0.0 berarti kelas B , dengan Subnetmask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0)

Perhitungan :

1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binary 1 pada 2 oktet. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya

binary 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host.

3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64+64=128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0,64,128,192.

4. Alamat host dan broadcast yang valid ?

Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).

Perhitungan :

1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet

2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host

3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)


Sabtu, 30 Oktober 2010

Strategy of information Integration

integrasi rantai suplai adalah bisnis utama sebagai inti, melalui pembagian informasi, koordinasi logistik dan arus kas, semua anggota rantai pasokan industri proses yang terkait, mengoptimalkan proses dan manajemen untuk meningkatkan efisiensi seluruh rantai pasokan. integrasi rantai suplai meliputi tiga aspek: pasokan bahan baku, produksi, distribusi produk dan untuk mencapai integrasi proses pengguna; pemasok, produsen, distributor, pengecer dan pengguna integrasi node; arus informasi, logistik dan keuangan integrasi aliran, artikel yang dimaksud adalah arus informasi rantai pasokan, logistik, integrasi aliran modal.

rantai pasokan terpadu untuk mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi perusahaan, meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga meningkatkan tingkat manajemen rantai pasokan, sehingga baik untuk bisnis maupun pelanggan, supply chain mengintegrasikan sangat penting.

1. tingkat persediaan yang lebih rendah, mengurangi biaya bisnis
Melalui integrasi, implementasi semua aspek koordinasi supply chain, lebih baik berbagi informasi setiap node untuk kolaborasi, yang lebih baik dapat mengatasi kelebihan persediaan, bullwhip effect dan sebagainya. rantai pasokan Terpadu dapat mengurangi tingkat persediaan industri penyimpanan, mempercepat kecepatan operasi logistik, sehingga mengurangi biaya keseluruhan dari perusahaan kepemilikan.

2. mempersingkat waktu respon, meningkatkan tingkat pelayanan
integrasi rantai suplai dapat mengurangi pemasok bahan baku untuk pelanggan dari arus logistik waktu. Melalui rantai pasokan berbagi informasi, rantai pasokan lebar pada perusahaan hulu dan hilir untuk merespon dengan cepat permintaan pasar, permintaan pelanggan untuk membuat real-time dan respon akurat, sehingga mengurangi waktu tunggu pelanggan.

3. integrasi sumber daya informasi, mengurangi biaya pembelian
Untuk pelanggan, mengintegrasikan supply chain, karena berbagi informasi, transparansi dan meningkatnya kompetisi antara perusahaan, pelanggan dapat membeli produk dengan harga yang lebih rendah atau bahan baku, sehingga menurunkan biaya pembelian.

sumber :

http://www.tekbar.net/id/cost-and-investment/based-on-e-commerce-supply-chain-integration.html

www.batan.go.id/sjk/eII2006/Page02/P02h.pdf